PALI, SUMSEL — Di tengah keterbatasan, kreativitas dan semangat bertahan hidup justru kerap melahirkan karya yang bernilai. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Bapak Rusli (57), atau yang akrab disapa Pak Sli ( Bacok), seorang warga Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan.
Sehari-hari, Pak Rusli mendedikasikan waktunya untuk memproduksi ayunan yang terbuat dari bahan tali plastik. Menggunakan modal kreatif dan desain hasil buah pikirannya sendiri, ia mampu memproduksi hingga 20 buah ayunan dalam sehari.
Ayunan hasil kerajinan tangan Pak Rusli ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp35.000 per buah. Bagi Pak Rusli, aktivitas menganyam tali plastik ini telah menjadi sumber penghidupan utama. Sebagai seorang duda yang harus menghidupi dua orang anaknya, usaha ini menjadi urat nadi penting untuk melanjutkan kelangsungan hidup keluarganya.
"Untuk target produksi harian, semuanya sangat bergantung pada jumlah pesanan yang masuk," ujar Pak Rusli saat ditemui di kediamannya di Desa Betung (13/6/2026). Saat ini, beberapa ayunan tali plastik siap pakai sudah selesai diproduksi dan siap dipasarkan.
Meski memiliki keterampilan yang mumpuni, Pak Rusli mengaku masih menghadapi kendala keterbatasan modal untuk mengembangkan usahanya. Ia sangat mengharapkan adanya perhatian dan bantuan tambahan modal usaha dari Pemerintah Kabupaten Pali.
Dukungan dari pemerintah dinilai sangat penting, bukan hanya untuk membantu Pak Rusli memenuhi target pesanan yang lebih besar, tetapi juga demi menjaga keberlangsungan sektor UMKM di tingkat desa.
Keahlian unik seperti yang dimiliki oleh Pak Rusli ini sudah sepatutnya dijaga dan dilestarikan. Jika dikelola dan didukung dengan baik oleh instansi terkait, kerajinan tangan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga Pak Rusli, tetapi juga berpotensi memajukan roda perekonomian daerah, khususnya di Desa Betung, Kecamatan Abab.
Dukungan nyata berupa stimulus modal maupun pelatihan pemasaran sangat dinantikan agar produk lokal asli Kabupaten Pali ini bisa bersaing di pasar yang lebih luas.
Laporan: Kontributor Desa Betung
Sabtu, 13 Juni 2026













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!