SURVEI PEMASANGAN PEGAR GALIANSI JALAN PT. GBS.

SURVEI PEMASANGAN PEGAR GALIANSI JALAN PT. GBS.

PALI, SUMATERA SELATAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berkomitmen dalam mengawasi dan memastikan aktivitas korporasi di wilayahnya berjalan sesuai dengan regulasi lingkungan hidup yang berlaku.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, DLH Kabupaten PALI yang dipimpin oleh Bartha Haryanto bersama tim teknisnya, melakukan kunjungan kerja dan inspeksi lapangan ke Kantor PT Golden Blossom Sumatra (GBS) pada Senin (28/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
PT Golden Blossom Sumatra sendiri merupakan perusahaan swasta yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit skala besar. Operasional perusahaan ini berpusat di wilayah Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan.

Kedatangan tim dari Dinas Lingkungan Hidup ini disambut langsung oleh jajaran manajemen PT GBS. Kunjungan kerja ini bertujuan mendasar untuk meninjau secara langsung, mengevaluasi, serta memastikan seluruh kelengkapan dokumen perizinan yang dikantongi oleh perusahaan terkait dengan aktivitas pengolahan lahan (land clearing dan tata kelola sirkulasi air).
Langkah preventif ini diambil oleh DLH PALI guna mengantisipasi adanya potensi dampak lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar akibat aktivitas pembukaan atau pengolahan lahan perkebunan. Pihak DLH menegaskan bahwa setiap korporasi wajib mematuhi AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) atau dokumen UKL-UPL yang telah disepakati.

Selain berfokus pada masalah administratif perizinan, Bartha Haryanto beserta tim DLH Kabupaten PALI juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau infrastruktur keamanan lingkungan perusahaan. Salah satu poin krusial yang diperiksa adalah progres dan kelayakan pemagaran area galian yang berada di sepanjang pinggiran jalan utama PT GBS di wilayah Desa Prambatan.
Catatan Penting Lapangan:
Pemagaran pada area galian atau utilitas di pinggir jalan dinilai sangat vital. Hal ini bukan hanya menyangkut aspek estetika lingkungan, melainkan juga faktor keselamatan kerja (safety) dan keselamatan warga desa setempat yang sering melintasi jalur tersebut.

Melalui kunjungan kerja ini, DLH Kabupaten PALI berharap PT Golden Blossom Sumatra dapat terus mempertahankan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Pihak dinas mengingatkan agar perusahaan tidak lalai dalam melakukan monitoring lingkungan secara berkala dan melaporkannya secara transparan.
Hingga berita ini diturunkan, proses peninjauan berjalan dengan lancar dan kondusif. Pihak manajemen PT GBS menyatakan sikap kooperatifnya dan siap mengikuti seluruh arahan teknis maupun administratif yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI demi terwujudnya iklim investasi yang hijau dan berkelanjutan di Bumi Serepat Serasan. (Amr/Red)